Tidurlah, besok kamu harus bangun khan..”Aku hanya tertunduk tanpa bisa berbuat apa-apa. Bokep tapi tidak secepat ini Sienny. Sienny Lima bulan sudah aku bekerja sebagai seorang pembantu rumahtangga di keluarga Pak Sandi, Aku memang bukan seorang yang makan ilmu bertumpuk, hanya lulusan SD saja di kampungku. Kemudian mereka berjalan berdua menyusuri gang di belakang pasar menuju ke rumah Desi yang kebetulan dekat dengan pasar. Saat aku hampir meninggalkan ruang tengah, kudengar Mas Iky memanggilku. Hanya desahan yang terdengar dari mulut mereka berdua.“aduh Wan…terus… Akh.. Kembali aku menghampirinya.“Kamu tiba-tiba membikinkan aku minuman hangat, padahal aku tidak menyuruhmu kan”, ucap Mas Iky sembari bangkit dari tempat duduknya.“Sienny, aku mau bilang bahwa aku menyukaimu.”“Maksud Mas Apa bagaimana?”“Apa aku perlu jelaskan?” sahut Mas Iky padaku.Tanpa sadar aku kini




















