Aku membuka obrolan pagi itu “Gimana Nur? Bokeb Wajah Nurul semakin tegang, keringat mulai membasahi wajahnya, tak sepatah katapun keluar dari mulutnya, aku tahu dia sedang bingung, malu, dan mungkin takut juga. Setelah kulihat istriku sudah tertidur lelap, aku beranikan diri mendekati kamar Nurul, yang nampaknya masih menyala terang, sepertinya dia masih belajar. Malamnya, aku berlaku seperti biasa seperti tidak terjadi apapun. Sesekali Nurul melengguh “uuhh …aahhh… mhh… ..oohh…” matanya terus terpejam, bibir bawahnya dia gigit, terkadang kepalanya tergeleng ke kanan dan ke kiri. bahkan wajahmu close up di video itu, semua orang akan melihat apa yang kamu lakukan”, “A …apa mau mas?” ucapnya terbata.




















