Kini kami terduduk di sofa, dengan Revy dalam pangkuanku. Vidio Sex Pengakuanku mungkin hanyalah sebuah intermezzo dalam jejak-jejak hidupnya. Dating? bahkan memikirkannya pun tidak. Yup…, itu dia. Jika tidak, mengapa dia terdiam begitu lama? “Ryo, have you ever had some different feelings about me?”, tanyanya tergugup. Sempat kudengar jeritan lirih terkejutnya ketika ku memposisikan dirinya seperti itu. God damned, I hate those ring……Malam semakin larut, ketika kuputuskan untuk berpamitan dan pulang. or just lying and tell her everything is right? “Kamu sahabat saya Rev, dan saya tidak mau ada sesuatu pun yang mengacaukan kebahagiaan hidup kamu, apalagi oleh hal-hal yang disebabkan oleh saya”, lanjutku lagi, “I’ll do anything to make you happy Rev, you can depend on me, as always…”.Jalanan kota Jakarta masih lengang, ketika




















