Hmmm… tadi malam abis tempur sama sang istri sampai aqu kelelahan
dan lupa memakai celana.Anehnya, Karina cuma tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir
“Abis tempur ya, Bang. ouhhhhhh”
“Enak, Baaaangg….”
“Iya sayg…. Bokep Arab sakiiit” tentu saja ia melonjak kesakitan. Dari itu istriku berharap aqu tinggal di rumah supaya kita tetap
berkumpul sebagai keluarga yg tak terpisah. “Ampuuuun… ahhhh… ahhhh… trus, Bang”
“Baaang… goygnya cepatin lagi, ahhhh… dah mau keluar nih”Karina tak cuma merintih tapi kini sudah menarik rambut dan meremas tubuhku. “Na, kamu pegangin nih kursi ya?” perintahku
“OK, bang” balasnya. Saat aqu mau turun dari tempat
tidur terdengar suara jeritan tangis anakku menuju arah pintu.













