Rena kembali masuk ke dalam kamar pas, dan keluar beberapa saat kemudian sambil cemberut, mengembalikan baju hip-hop itu ke gantungan, tanpa memperdulikan pandangan Mbak penjaga stan yang mencemooh. Menunggu di tepian jalan seperti perek bukanlah tipe pekerjaan yang disenanginya. Bokep Remote TV itu masih dalam genggamannya.“Kaakk..!!” Rena memegang pundak kakaknya, merayu-rayu supaya kakaknya bersedia mengatakan janjinya. ah.. “Itu yang namanya sperma..”, Rene nyaris terbahak melihat mulut Rena yang meringis dan alisnya yang berkerut. aduh.. cup.. “I love you.. Rene membelokkan mobilnya dengan gerakan seminimal mungkin, berusaha tidak mengubah posisi kepala Rina yang berada di pangkuannya. Rina tersenyum melihat ekspresi kekasihnya.Rene merasa sakunya bergetar. sudah dong.. Rena meraih gelas itu dari tangan Rene dan meminumnya, tak sempat melihat tangan Rene yang menyusup masuk ke dalam




















