“Oh.. “Maaf Diet.. Bokep Tobrut Sejujurnya aku memang mengagumi pesona Ananda yang kayaknya bakal jadi bunga kampus nantinya. Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Itu terlihat dari kesehariannya yang riang dan lincah saat dia berada di kampus. Yah Ananda” kataku polos. “Pa, Ma, Ini teman Ananda yang pernah Ananda ceritakan sebelumnya” terang Ananda kemudian. “Lagu ini akan saya persembahkan buat pengunjung yang ada di meja nomer 5, yaitu Ananda bersama kedua orang tuanya dan semoga makan malamnya berkesan dengan hadirnya lagu ini” sahuntuku spontan. Di kepala masih teringat saat aku memperkenalkan diri di hadapan Papa dan Mamanya, ketika break time tadi yang Ananda bilang pernah menceritakan aku sebelumnya. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita.




















